Salah satu semangat penting dalam pendidikan di Sekolah Strada adalah menjalankan Misi ke-2 Perkumpulan Strada, yaitu meningkatkan kepedulian terhadap sesama, menghargai keberagaman, dan berjuang demi terpeliharanya lingkungan hidup. Semangat ini terus dihidupi dalam berbagai kegiatan di sekolah, termasuk di SD Strada Wiyatasana.

Nilai tersebut juga sejalan dengan moto yang selalu menggelora di SD Strada Wiyatasana: “Cerdas, Dinamis, Berkarakter, dan Unggul.”
Cerdas dalam berpikir, dinamis dalam beradaptasi dengan lingkungan yang beragam, serta berkarakter dalam sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan.

Sebagai wujud nyata menghargai keberagaman, pada 24 Februari 2026 SD Strada Wiyatasana menyelenggarakan Ibadat Syukur Imlek. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh sukacita dan kebersamaan. Suasana sekolah semakin semarak karena lorong-lorong kelas dihiasi dengan berbagai ornamen khas Imlek yang dibuat dengan kreativitas siswa dan guru.

Setelah ibadat, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan hasil ekstrakurikuler siswa SD dan SMP, yang menampilkan berbagai bakat dan kreativitas anak-anak. Acara kemudian ditutup dengan pesta petasan khas Imlek serta penampilan barongsai yang sangat memukau dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh warga sekolah.

Kebersamaan dalam keberagaman juga terasa pada kegiatan Buka Puasa Bersama dan Doa Bersama yang dilaksanakan pada 13 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh komite sekolah, guru, karyawan, siswa, serta orang tua yang beragama Muslim. Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga mengundang RT setempat dan seorang ustad untuk memimpin doa bersama.

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan sangat terasa dalam kegiatan ini. Tidak hanya sebagai momen berbagi makanan berbuka puasa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, saling menghormati, dan membangun kebersamaan antarumat beragama.

Nilai kebersamaan ini sejalan dengan pesan Pope Francis yang mengatakan:
“Perbedaan bukanlah ancaman, tetapi kekayaan yang harus dirawat bersama.”

Selain itu, semangat menghargai sesama juga sejalan dengan ajaran kasih dalam Kitab Suci:
“Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” (Markus 12:31) Melalui kegiatan-kegiatan ini, siswa belajar bahwa keberagaman adalah anugerah yang memperkaya kehidupan bersama. Anak-anak diajak untuk tumbuh menjadi pribadi yang terbuka, menghargai perbedaan, serta mampu hidup rukun dengan siapa pun

Keberagaman bukanlah sesuatu yang memisahkan, melainkan jembatan yang mempersatukan hati. Di SD Strada Wiyatasana, anak-anak tidak hanya belajar membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga belajar menghargai sesama, merangkul perbedaan, dan menumbuhkan kasih dalam tindakan nyata.

Dari nyanyian sukacita dalam perayaan Imlek hingga kebersamaan hangat dalam buka puasa bersama, semua menjadi bukti bahwa persaudaraan dapat tumbuh indah ketika kita saling menghormati dan berjalan bersama. Semoga semangat ini terus hidup dalam hati setiap siswa, guru, dan orang tua, sehingga SD Strada Wiyatasana semakin menjadi rumah pendidikan yang menumbuhkan generasi yang cerdas, dinamis, berkarakter, dan unggul — generasi yang mampu merawat keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun masa depan yang penuh damai dan harapan

Sebarkan artikel ini