Belajar, Bergerak, dan Peduli Bumi!
Jakarta, 16 September 2026 — Ada yang berbeda di SD Strada Wiyatasana pada Rabu, 16 September 2026. Suasana sekolah tampak lebih hijau, lebih ceria, dan tentunya lebih penuh semangat! Dalam rangka memperingati Hari Ozon Sedunia 2026, seluruh warga sekolah bersama-sama melakukan berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan dengan semangat “Aksi Global untuk Planet yang Lebih Sejuk”.
Hari Ozon Sedunia diperingati setiap tanggal 16 September sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lapisan ozon. Pada tahun 2026, tema internasional yang diangkat adalah “Global Action for a Cooler Planet”.

Dari Sekolah, Dimulai dari Aksi Sederhana
Peringatan Hari Ozon Sedunia di SD Strada Wiyatasana tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Para siswa diajak untuk belajar sambil melakukan aksi nyata.
Sejak pagi, seluruh guru, karyawan, serta siswa kelas 1–6 mengenakan seragam Pramuka, menciptakan suasana sekolah yang penuh semangat kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan renungan BKSN yang dilaksanakan bersama di lapangan.
Salah satu aksi menarik yang dilakukan adalah membawa air cucian beras dari rumah menggunakan botol yang dapat digunakan kembali. Air tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menyiram tanaman di berbagai area sekolah.
Sederhana? Ya. Tetapi dari hal sederhana itulah anak-anak belajar bahwa menjaga bumi dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari.
“Kalau bukan kita yang menjaga bumi, siapa lagi?”
Belajar di Luar Kelas, Beraksi Bersama
Kegiatan outdoor menjadi salah satu bagian yang paling meriah dalam peringatan Hari Ozon Sedunia tahun ini.
Para siswa mengikuti berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari pembacaan puisi, presentasi mengenai pentingnya menjaga bumi, hingga penjelasan mengenai makna Hari Ozon Sedunia.
Siswa juga mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan gagasan dan pesan mereka tentang lingkungan. Dengan cara yang sederhana dan sesuai usia mereka, anak-anak diajak memahami bahwa bumi adalah rumah bersama yang harus dirawat.
Tidak hanya mendengarkan, mereka juga turun langsung melakukan aksi.
Setiap jenjang kelas mendapatkan area masing-masing untuk kegiatan menyiram tanaman menggunakan air cucian beras, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Siswa kelas 5 dan 6 juga turut melakukan kegiatan penyiraman tanaman serta mencari dan membersihkan sampah di sekitar gedung sekolah.

Kreatif Sesuai Usia, Peduli dengan Cara yang Berbeda
Keseruan Hari Ozon Sedunia juga berlanjut di dalam kelas.
Setiap jenjang mendapatkan kegiatan yang berbeda dan disesuaikan dengan karakteristik siswa.
Kelas 1 dan 2 diajak mewarnai gambar bertema Hari Ozon. Dengan warna-warni ceria, mereka menuangkan kreativitas sekaligus mengenal pentingnya menjaga bumi.
Kelas 3 dan 4 membuat poster dengan tema “Aksi Global untuk Planet yang Lebih Sejuk”. Dari poster-poster tersebut, terlihat berbagai pesan kreatif tentang lingkungan yang ingin disampaikan oleh para siswa.
Sementara itu, kelas 5 membuat diorama 3D tentang lapisan atmosfer atau bumi. Mereka tidak hanya belajar mengenai lingkungan, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan keterampilan bekerja dengan berbagai bahan.
Yang tak kalah menarik, kelas 6 membuat video kampanye Hari Ozon Sedunia. Melalui video tersebut, siswa belajar menyampaikan pesan lingkungan dengan cara yang dekat dengan dunia mereka.
https://www.instagram.com/reel/DdVLPNiTI2S/?stkn=MTUwcDI0eTlyeXN0dw==
Lima Kebiasaan Kecil untuk Bumi
Dalam kegiatan ini, siswa juga diajak mengenal berbagai aksi sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti:
Mengurangi penggunaan bahan yang dapat merusak ozon
Menghemat energi
Menggunakan transportasi yang ramah lingkungan
Mengurangi sampah dan melakukan daur ulang
Menjaga bumi untuk masa depan bersama
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan bukan hanya dilakukan saat memperingati Hari Ozon Sedunia. Justru, yang paling penting adalah membawa kebiasaan baik tersebut ke rumah dan kehidupan sehari-hari.

Hari Ozon, Hari untuk Belajar Mencintai Bumi
Peringatan Hari Ozon Sedunia 2026 di SD Strada Wiyatasana menjadi pengalaman belajar yang lebih dari sekadar kegiatan sekolah.
Anak-anak belajar bahwa menjaga lingkungan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Membawa botol yang dapat digunakan kembali, memanfaatkan air cucian beras untuk tanaman, menghemat energi, membuang sampah pada tempatnya, hingga menanam dan merawat tumbuhan adalah contoh aksi kecil yang memiliki makna besar.
Melalui kegiatan ini, SD Strada Wiyatasana terus menanamkan semangat bahwa pendidikan bukan hanya tentang apa yang dipelajari di dalam buku, tetapi juga tentang bagaimana pengetahuan tersebut diwujudkan dalam tindakan nyata.
Karena bumi adalah rumah kita bersama.
Belajar hari ini, bergerak hari ini, untuk bumi yang lebih sejuk dan masa depan yang lebih baik.
Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan sekolah yang semakin nyaman, asri, dan peduli lingkungan, serta mendorong seluruh warga sekolah untuk berpartisipasi dalam menjaga dan menyelamatkan Bumi. 🌍🌱