Hallo sahabat Wiyatasana! Kalian semua pasti sudah tau manfaat air bagi kehidupan. Tidak hanya manusia, tapi tanaman dan hewan juga sangat bergantung kepada air.
Taukah kamu jika ada dua sumber air utama yang kita gunakan setiap hari? Air permukaan dan air tanah. Air permukaan dapat kamu temukan di sungai, danau atau waduk. Air tanah letaknya dibawah permukaan tanah dan mengalir secara alami dalam lapisan tanah atau bebatuan.
Saat ini, banyak diantara kita yang menggunakan air tanah untuk aktifitas sehari-hari. Coba sekarang sahabat Wiyatasana perhatikan area depan atau belakang rumah. Adakah mesin pompa penghisap air? Jika iya, maka kamu adalah salah satu pengguna air tanah. Air tanah paling banyak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri.
Menurut data statistik (statistik.jakarta.go.id), Jakarta Selatan merupakan wilayah dengan penggunaan air tanah tertinggi di DKI Jakarta yaitu sebesar 3.768.226 m3 hingga bulan september 2019. Hal ini terjadi karena Jakarta Selatan memiliki banyak gedung perkantoran dan permukiman.
Pada 9 Maret 2020 WHO secara resmi mengumumkan covid-19 sebagai pandemi. Berkaitan dengan itu,anjuran utama adalah sering mencuci tangan dengan air dan sabun untuk menghindari penularan virus.
Jadi dengan menjalankan prokes ini maka kebutuhan akan air menjadi semakin meningkat.
Nah, Sahabat Wiyatasana pasti sudah bisa membayangkan angka peningkatan penggunaan air khususnya air tanah di tahun ini. Dengan meningkatnya angka tersebut maka persediaan air akan semakin terbatas dan berdampak langsung pada penurunan permukaan tanah.
Pasti sahabat semua tidak mau kan itu terjadi. Oleh karna itu, gunakan air secukupnya! Kamu bisa mulai dengan belajar membuka keran secara perlahan sehingga air mengalir pelan, menutup keran saat menggunakan sabun, menutup keran segera setelah digunakan dan menggunakan air secukupnya ketiika menggosok gigi, mandi atau mencuci.

Oia ngomong soal air, pasti sahabat Wiyatasana sudah akrab dengan HAS. Ya betul sekali! Hari Air Sedunia yang kita peringati setiap tanggal 22 Maret. Pada peringatan tahun ini, SD Strada Wiyatasana mengajak seluruh warganya melakukan gerakan konservasi air. Tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan air bagi generasi selanjutnya. Gerakan ini bisa kamu lakukan bersama keluarga di rumah. Dijamin seru dan bermanfaat.

Berikut ini adalah beberapa aksi nyata yang telah dilakukan SD Strada WIyatasa dalam rangka konservasi air: memanfaatkan air hujan untuk keperluan sehari-hari, menampung air AC atau bekas cuci untuk menyiram tanaman, membuat lubang biopori dan sumur resapan. Intinya harus memanfaatkan air permukaan. Wow !! hebat kan Wiyatasana.



Nah, sekarang saatnya kamu mencontoh kegiatan diatas untuk dilakukan bersama-sama. Semoga dengan gerakan kecil, nyata dan dilakukan terus menerus kita bisa menjaga ketersediaan air untuk kini dan nanti.
Salam Bijak Air
Wiyatasana
Recent Comments