SD Strada Wiyatasana – 21 Oktober 2025

Hari Selasa, 21 Oktober 2025 menjadi hari yang istimewa bagi para siswa kelas VI SD Strada Wiyatasana. Sejak pagi, wajah-wajah penuh semangat terlihat bersinar — mereka akan mengikuti kegiatan Rekoleksi dan Studi Lapangan dalam satu rangkaian perjalanan yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna. Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan iman, karakter, dan wawasan kebangsaan para siswa sebelum melangkah menuju jenjang pendidikan berikutnya.

Rekoleksi: “Kasih-Nya Membuatku Peduli & Berani Meraih Mimpi”

Suasana hening dan sejuk menyambut rombongan siswa di Civita Youth Camp, tempat kegiatan rekoleksi berlangsung. Di tengah suasana alam yang menenangkan, para peserta diajak untuk merenungkan kasih Tuhan yang begitu besar dalam kehidupan mereka.

Melalui berbagai sesi inspiratif — mulai dari “Kasih Tuhan Membuatku Peduli” hingga “Berani Meraih Mimpi” — anak-anak belajar bagaimana kasih dapat mendorong mereka untuk peduli pada sesama, berani bermimpi besar, dan berusaha mewujudkannya. Kegiatan ditutup dengan Misa Penutup, menjadi momen refleksi yang hangat dan penuh rasa syukur.

Studi Lapangan ke TMII: Menjelajah Kekayaan Nusantara Setelah dibekali dengan semangat baru dari kegiatan rohani, para siswa melanjutkan perjalanan menuju Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Kali ini, mereka menjelajahi Museum Indonesia dan Museum Penerangan, dua tempat yang memperluas wawasan tentang keberagaman budaya bangsa dan perkembangan teknologi informasi di Indonesia

Anak-anak tampak antusias saat mengamati berbagai rumah adat dan artefak budaya dari seluruh Nusantara. Di Museum Penerangan, mereka belajar bagaimana media berkembang dari masa ke masa — dari radio hingga platform digital masa kini.
Sebanyak 113 siswa, 5 guru, 1 pembantu sekolah, dan 8 perwakilan orang tua turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Setiap momen dipenuhi keceriaan, tawa, serta rasa ingin tahu yang tinggi.

Anak-anak mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan disiplin, menjadikan hari itu sebagai pengalaman berharga — baik secara spiritual maupun intelektual.

Melalui kegiatan Rekoleksi dan Studi Lapangan ini, siswa tidak hanya belajar tentang nilai-nilai iman dan kebangsaan, tetapi juga menemukan arti sejati dari kebersamaan dan mimpi. Semoga semangat yang mereka bawa dari hari itu terus tumbuh — menjadikan mereka pribadi yang cerdas, berkarakter, dan beriman